Langkah Mudah Menyusun Bahan Ajar untuk Kenaikan Pangkat

- Editor

Sabtu, 14 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenis-jenis esai

Jenis-jenis esai

Menyusun Bahan Ajar – Bahan ajar merupakan kumpulan dari semua materi yang digunakan oleh guru atau pendidik untuk melakukan aktivitas pembelajaran di dalam kelas.

Dalam menyajikan bahan ajar harus sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan sesuai dengan kurikulum, selain itu juga harus menyesuaikan dengan sifat dan lingkungan peserta didik.

Bahan ajar yang diberikan oleh guru dapat mempermudah peserta didik agar dapat memperoleh bahan ajar alternatif selain dari sumber  di sekolah seperti buku dan teks yang sulit di dapat. Kemudian dapat meringankan beban guru dalam menjalankan aktivitas pembelajaran.

Berikut terdapat beberapa langkah dalam membuat atau menyusun bahan ajar yaitu :

Langkah Pertama

  1. Menganalisis Kurikulum

Tahap pertama ini dilakukan untuk menentukan kompetensi-kompetensi yang memerlukan bahan ajar, sehingga bahan ajar yang dibuat benar-benar dapat menjadikan peserta didik menguasai segala kompetensi yang ditentukan. Untuk dapat mencapai hal tersebut maka terdapat lima hal yang perlu dipelajari yaitu sebagai berikut :

  • Standar Kompetensi, dimana kemampuan minimal peserta didik yang mendiskripsikan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dapat dicapai pada setiap tingkatan. Standar kompetensi sendiri terdiri dari beberapa kompetensi dasar yang menjadi acuan baku yang wajib dipenuhi dan berlaku secara nasional.
  • Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam mata pelajaran tententu sebagai bahan rujukan dalam menyusun indicator kompetensi. Dalam hal ini, membuat bahan ajar perlu mengidentifikasikan kompetensi dasar yang diharapkan dapat dikuasai oleh peserta didik.
  • Indikator Ketercapaian Hasil Belajar, dalam hal ini rumusan kompetensi yang spesifik yang dapat dijadikan sebagai acuan sebagai kriteria penilaian dalam menentukan kompeten atau tidaknya peserta didik. Sehingga setelah menganalisis kompetensi dasar maka selanjutnya adalah menganalisis indikator, sehingga dapat mengetahui kompetensi yang spesifik yang nantinya akan dijadikan sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan bahan ajar yang tepat.
  • Materi Pokok, adalah sejumlah informasi utama yang berisi pengetahuan, keterampilan, acuan nilai yang disusun dengan sedemikian rupa oleh guru atau pendidik agar peserta didik dapat menguasai kompetensi yang telah ditetapkan. Sehingga setelah menganalisis indikotor selanjutnya adalah melakukan analisis materi pokok yang menjadi salah satu acuan utama dalam menyusun isi bahan ajar.
  • Pengalaman Belajar adalah suatu aktivitas yang didesain oleh pendidik untuk dapat dilakukan oleh peserta didik agar mereka menguasi kompetensi yang telah ditentukan melalui kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Sehingga, pengalaman belajar haruslah disusun secara jelas dan operasinal, dan langsung dapat dipraktikan dalam kegiatan pembelajaran.

2. Analisis Sumber Belajar

Cara analisis sumber belajar adalah dengan menginventarisasi ketersediaan sumber belajar yang dikaitkan dengan kebutuhan. Berikut penjelasan kriteria dalam menganalisis sumber belajar :

  • Kriteria Ketersediaan, dalam hal ini berkenaan denga nada tidaknya sumber belajar di lingkungan sekitar. Jadi kriteria pertema ini mengacu pada pengadaan sumber belajar.
  • Kriteria Kesesuaian, dalam hal ini dimaksud apakah sumber itu sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Sehingga hal utama yang dilakukan dalam kriteria ini adalah memahami kesesuaian sumber belajar yang dipilih dengan kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik.
  • Kriteria Kemudahan, hal ini dimaksud dengan mudah atau tidaknya sumber belajar itu disediakan maupun digunakan. Apabila sumber belajar membutuhkan persiapan, keahlian khusus, serta perangkat lain yang rumit maka sebaiknya jangan digunakan. Sebaiknya memilih sumber belajar yang mudah pengadaan maupun pengoperasiannya, dengan ini bahan ajar itu dapat benar-benar efektif membuat peserta didik menguasai kompetensi yang telah ditetapkan.

3. Memilih dan Menentukan Bahan Ajar

Analisis kebutuhan bahan ajar adalah memilih dan menentukan bahan ajar, hal ini bertujuan untuk memenuhi salah satu kriteria bahwa bahan ajar harus menarik dan dapat membantu peserta didik dalam mencapai kompetensi. Berkaitan dengan pemilihan bahan ajar, terdapat tiga prinsip yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam memilih dan menentukan bahan ajar yaitu sebagai berikut :

  • Prinsip Relevansi, dalam hal ini bahan ajar yang dipilih sebaiknya ada hubungannya dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar.
  • Prinsip Konsistensi, dalam hal ini bahan ajar yang dipilih harus mempunyai nilai keajegan. Jadi, antara kompetensi dasar yang mesti dikuasi peserta didik dengan bahan ajar yang telah disiapkan mempuanyai keselaran dan kesamaan.
  • Prinsip Kecukupan, dalam prinsip ini ketika memilih bahan ajar maka hendaknya dicari yang memadai untuk membantu pesera didik menguasi kompetensi dasar yang diajarkan.

Langkah Kedua

Menyusun Peta Bahan Ajar, selanjutnya adalah menyusun peta kebutuhan bahan ajar, hal tersebut penting untuk dilakukan, mengingat pera bahan ajar memiliki banyak kegunaan. Dalam menyusun peta kebutuhanbahan ajar terdapat tiga kegunaan yaitu sebagai berikut :

  • Dapat mengetahui jumlah bahan ajar yang harus ditulis
  • Dapat mengetahui sekuensi atau urutan bahan ajar yang snagat diperlukan dalam menentukan prioritas penulisan
  • Dapat menentukan sifat bahan ajar

Langkah Ketiga

Membuat Struktur Bahan Ajar, bahan ajar terdiri atas susunan bagian-bagian yang kemudian dipadukan sehingga menjadi sebuah bangunan yang utuh dan layak disebut sebagai bahan ajar. Masing-masing bentuk bahan ajar memiliki struktur yang berbeda, maka dari itu perlu memahami dan mengetahui masing-masing bentuk bahan ajar agar bisa membuat berbagai bahan ajar yang baik. Secara umum dalam membuat bahan ajar terdapat tujuh komponen yaitu judul, petunjuk belajar, kompetensi dasar atau materi pokok, informasi pendukung, latihan, tugas atau langkah kerja, dan penilaian.

Untuk dapat membuat atau menyusun bahan ajar sebagai karya tulis untuk kenaikan pangkat dengan lebih dalam lagi maka Anda dapat memiliki produk digital dari Guru Juara.

Dapatkan produk dgital dari Guru Juara yang berjudul “Kiat Menggapai 12 Angka Kredit dari Membuat Bahan Ajar”, Anda dapat memanfaatkan promo diskon yang berlaku hari ini saja pada tanggal 14 Mei 2022.

Segera melakukan pesanan hari ini dan dapatkan Diskon 70% dari harga normal Rp 397.000 menjadi Rp 119.500, dengan mendapatkan fasilitas produk berupa :

  1. E-Book Premium Kiat Menggapai 12 Angka Kredit dari Membuat Bahan Ajar
  2. Free Bimtek Premium 35 JP pada 16 April 2022
  3. Group Diskusi Telegram
  4. Bimbingan langsung dari praktisi yaitu Ibu Harna Yulistiyarini S.Pd., M.Pd.
  5. Konsultasi via telegram sepanjang waktu

Keunggulan dari produk ini adalah sebagai berikut :

  1. Materi e-book dibahas secara lengkap dan detail dengan Bahasa yang mudah dipahami.
  2. Dilengkapi dengan berbagai template, diktat, buku, laporan video pembelajaran, dan bahan ajar interaktif.
  3. Terdapat contoh diktat, laporan video pembelajaran, dan bahan ajar interaktif.
  4. Terdapat referensi bahan ajar.
  5. Dilengkapi dengan video tutorial membuat diktat, video pembelajaran dan bahan ajar interaktif.
  6. Konsultasi dan support grup telegram sepanjang waktu.
  7. Relasi penerbit billi ber-ISBN.

Anda dapat memesan produk digital tersebut dengan cara KLIK DISINI atau melalui link berikut ini : https://bit.ly/PesanBahanAjar70

Dapatkan informasi lain melalui kontak admin di bawah ini :

082132961814 (Andika)

(esy/esy)

Berita Terkait

5 Pilihan untuk Memudahkan Membuat Bahan Ajar dengan Bantuan AI
Tidak Ada Khaki, Ini Bedanya Seragam PNS dan PPPK
Nasib! Ratusan Honorer Terancam Batal Diangkat Jadi PPPK Tahun Ini
Terbaru, Khusus untuk Guru Honorer! Pemerintah Tetapkan 2 Syarat Utama Bisa Mengikuti Seleksi PPPK Guru 2024
Tampilan LMS PPG Daljab dan Modul PPG Daljab 2024 Bagi yang Diundang sebagai Peserta 
Biaya Kuliah Dinilai Terlalu Mahal, Kemendikbud Beri Penjelasan
Update Pencairan Tambahan 1 Bulan TPG untuk Guru Sertifikasi Maupaun Nonsertifikasi Per Tanggal 26 Mei 2024
Mahasiswa Tolak Student Loan Usulan Menteri Pendidikan, Itu Bisnis
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 01:49 WIB

5 Pilihan untuk Memudahkan Membuat Bahan Ajar dengan Bantuan AI

Senin, 27 Mei 2024 - 17:53 WIB

Tidak Ada Khaki, Ini Bedanya Seragam PNS dan PPPK

Senin, 27 Mei 2024 - 10:54 WIB

Nasib! Ratusan Honorer Terancam Batal Diangkat Jadi PPPK Tahun Ini

Senin, 27 Mei 2024 - 10:52 WIB

Terbaru, Khusus untuk Guru Honorer! Pemerintah Tetapkan 2 Syarat Utama Bisa Mengikuti Seleksi PPPK Guru 2024

Senin, 27 Mei 2024 - 10:01 WIB

Tampilan LMS PPG Daljab dan Modul PPG Daljab 2024 Bagi yang Diundang sebagai Peserta 

Minggu, 26 Mei 2024 - 11:19 WIB

Update Pencairan Tambahan 1 Bulan TPG untuk Guru Sertifikasi Maupaun Nonsertifikasi Per Tanggal 26 Mei 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:06 WIB

Mahasiswa Tolak Student Loan Usulan Menteri Pendidikan, Itu Bisnis

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:50 WIB

Wacana Pinjaman Uang dari Pemerintah untuk Mahasiswa yang Sulit Bayar Kuliah

Berita Terbaru

Keluarga Besar SD Negeri 001 Tanjung Perepat, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1444 H / 2023.

News

Tidak Ada Khaki, Ini Bedanya Seragam PNS dan PPPK

Senin, 27 Mei 2024 - 17:53 WIB