Karakteristik Kurikulum Prototipe Untuk Jenjang PAUD dan SD

- Editor

Selasa, 28 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai suatu kurikulum yang disusun untuk mendukung pemulihan pembelajaran setelah pandemi Covid-19, Kurikulum Prototipe memiliki karakteristik umum dan khusus sebagai suatu arah pelaksanaan pembelajaran.

Di samping karakteristik umum (utama) yang meliputi pengembangan soft skills dan karakter, materi esensial, dan fleksibilitas pembelajaran, Kurikulum Prototipe memiliki karakteristik khusus yang disesuaikan dengan masing-masing tingkat atau jenjang pendidikan. 

Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai karakteristik Kurikulum Prototipe untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD). Silakan disimak ulasannya berikut ini.

Karakteristik Kurikulum Prototipe di PAUD

PAUD merupakan jenjang pendidikan awal sebelum siswa memasuki jenjang pendidikan dasar. Dalam jenjang PAUD, Kurikulum Prototipe dapat diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristiknya sebagai berikut:

· Belajar Sambil Bermain

Karakteristik Kurikulum Prototipe yang pertama dalam jenjang PAUD adalah proses pembelajarannya yang disertai dengan kegiatan bermain. Sehingga kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan (fun) dan tidak membuat anak usia dini menjadi tertekan. Sebab, karakter anak usia dini memang masih sangat senang untuk bermain. Sehingga, pastikan bahwa permainan yang dilakukan bersifat edukatif.

· Penguatan Literasi Dasar

Karakteristik berikutnya dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Prototipe di jenjang PAUD adalah adanya penguatan literasi dasar. Hal tersebut dapat dilakukan dengan terlebih dahulu menanamkan karakter positif pada siswa melalui kegiatan bermain-belajar yang berbasis buku. Contohnya adalah dengan menerapkan pembiasaan membaca buku cerita anak setiap sebelum dimulai pembelajaran. 

· Fase Pondasi 

Fungsi pendidikan PAUD sebagai fase pondasi sebelum memasuki pendidikan dasar lebih ditekankan. Hal ini dengan cara mempersiapkan peserta didik dengan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung agar siap untuk bersekolah.

· Penguatan Profil Pancasila

Profil Pancasila juga diterapkan sejak tingkat PAUD. Hal tersebut dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek seperti pada perayaan tradisi lokal dan hari besar nasional.

Karakteristik Kurikulum Prototipe di SD

Pada tingkat pendidikan dasar, Kurikulum Prototipe memiliki karakteristik sebagai berikut:

· Penggabungan Beberapa Mata Pelajaran Utama

Salah satu hal yang menarik dalam karakteristik Kurikulum Prototipe di jenjang SD adalah adanya penggabungan beberapa mata pelajaran utama demi mendapatkan pemahaman mengenai lingkungan sekitar dengan lebih komprehensif.

Beberapa mata pelajaran yang digabungkan adalah seperti mata pelajaran IPA dan IPA yang digabungkan menjadi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).

· Integrasi Computational Thinking

Karakteristik berikutnya adalah berkaitan dengan computational thinking yang diintegrasikan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPAS.  Sedangkan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris ditempatkan sebagai mata pelajaran pilihan. 

· Pembelajaran Berbasis Projek

Pada jenjang SD dapat dilakukan pembelajaran berbasis proyek minimal 2 kali dalam satu tahun ajaran. Hal tersebut bertujuan untuk penguatan profil Pelajar Pancasila.

Itulah sekilas tentang karakteristik  Kurikulum Prototipe untuk jenjang PAUD dan SD. 

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Berita Terkait

Marak Bullying, Jokowi Minta Kepsek dan Guru Lakukan Hal Ini!
Ternyata Guru Sertifikasi Berkesempatan Mendapatkan Double Tunjangan,Simak Penjelasannya!
Pencairan Rapelan Kenaikan Gaji Guru  Januari dan Februari 2024 belum Juga Dicairkan, Bagaimana Sistem Sebenarnya?
Pesan Presiden Jokowi untuk Semua Guru dan Kepala Sekolah Harus menjadi Perhatian Khusus
4 Hal Yang Harus Guru dan Kepala Sekolah Ketahui Jika Akan Mengubah Rencana Hasil Kinerja (RHK)
Guru Kesulitan Memenuhi 32 Poin Kinerja  dari Yang Sudah Direncanakan, Kemdikbud Siapkan Solusi Ini!
Jokowi Hadiri Kongres PGRI, Ketua PGRI Minta Hal Ini
Kabar Baik untuk Guru Usia Tinggi dan Guru Masa Kerja Lama dari Kemdikbud
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 13:17 WIB

Marak Bullying, Jokowi Minta Kepsek dan Guru Lakukan Hal Ini!

Senin, 4 Maret 2024 - 11:47 WIB

Ternyata Guru Sertifikasi Berkesempatan Mendapatkan Double Tunjangan,Simak Penjelasannya!

Senin, 4 Maret 2024 - 11:14 WIB

Pencairan Rapelan Kenaikan Gaji Guru  Januari dan Februari 2024 belum Juga Dicairkan, Bagaimana Sistem Sebenarnya?

Senin, 4 Maret 2024 - 10:28 WIB

Pesan Presiden Jokowi untuk Semua Guru dan Kepala Sekolah Harus menjadi Perhatian Khusus

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:57 WIB

4 Hal Yang Harus Guru dan Kepala Sekolah Ketahui Jika Akan Mengubah Rencana Hasil Kinerja (RHK)

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:16 WIB

Jokowi Hadiri Kongres PGRI, Ketua PGRI Minta Hal Ini

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:57 WIB

Kabar Baik untuk Guru Usia Tinggi dan Guru Masa Kerja Lama dari Kemdikbud

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:35 WIB

Kabar Update TPG Guru Kemdikbud dan Guru Kemenag di Bulan Maret, Mulai Sinkronisasi Data?

Berita Terbaru