Inilah Tahapan dalam Menyusun Penilaian Kinerja Guru

- Editor

Sabtu, 8 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyusun Penilaian Kinerja Guru (PKG) diperlukan untuk menilai penguasaan guru terhadap empat kompetensi inti yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Dengan demikian guru akan senantiasa termotivasi untuk mengadakan perbaikan dan meningkatkan kualitas kinerja setiap tahun.  

Berikut ini adalah tahapan atau proses dalam menyusun Penilaian Kinerja Guru:

Persiapan

Berkaitan dengan persiapan, penilai mempelajari dan menyiapkan instrumen penilaian terlebih dahulu. Instrumen utama yang digunakan yaitu lembar pengamatan atau observasi mengenai proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Instrumen ini berisi kumpulan indikator dari kompetensi penilaian berdasarkan hasil penjabaran kompetensi inti. 

Selain itu terdapat instrumen pelengkap seperti kuisioner yang menggunakan beberapa responden seperti teman sejawat, peserta didik, hingga orang tua peserta didik. Instrumen ini digunakan untuk mengukur kinerja guru di sekolah. Ada hal yang perlu diperhatikan bahwa tidak semua peserta didik mampu mengisi kuisioner, seperti pada tingkat PAUD hingga sekolah dasar.  

(contoh instrumen dapat diunduh di sini)

Penilai juga harus menyiapkan buku kerja yang memuat informasi guru yang dinilai,  jadwal, catatan fakta pengamatan, catatan anekdot, dll. Tak lupa mengadakan koordinasi dengan guru terkait jadwal penilaian, penjabaran tugas, dan dokumen yang harus disiapkan. 

Pengumpulan fakta dan data 

Pengumpulan fakta dan data dapat dilakukan melalui pemantauan dan pengamatan dalam rentang waktu satu tahun dengan frekuensi minimal empat kali. Perbedaan pemantauan dan pengamatan dalam pengumpulan fakta dan data terletak pada proses pelaksanaannya. 

Jika pengamatan dilakukan langsung saat guru menyampaikan materi ajar kepada peserta didik, maka pemantauan lebih bersifat mengumpulkan data kinerja guru tentang kegiatan selain pembelajaran di kelas seperti kehadiran guru di sekolah atau pelayanan terhadap peserta didik dan orang tua. Pada tahap pemantauan dapat digunakan instrumen pelengkap seperti kuisioner dan catatan fakta pengamatan.

Memberikan penilaian

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa ada empat kompetensi inti yang menjadi acuan dalam menetapkan indikator kompetensi. Selama melakukan proses penilaian dengan pengamatan, tiap butir indikator yang terdapat dalam instrumen diberikan skor penilaian yang menggunakan skala 0-2.

Pada tahap ini penilai dan guru dapat mengadakan pertemuan untuk mengklarifikasi indikator-indikator yang meragukan dan melakukan pengamatan ulang jika diperlukan. Setelah itu dilakukan penghitungan nilai akhir kompetensi menggunakan rumus presentase sesuai ketentuan serta penghitungan angka kredit bagi guru PNS. 

Melakukan pelaporan

Setelah dilakukan rekapitulasi nilai akhir dan angka kredit dari beserta intepretasi data, maka penilai dapat melaporkan Hasil Penilaian Kinerja  Guru secara online maupun offline, merujuk pada metode pelaporan yang digunakan. Tentunya hal tersebut didasarkan pada ketentuan yang telah ada dan disepakati oleh semua pihak yang terkait.

Sistematika menyusun Penilaian Kinerja Guru meliputi halaman judul, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, prosedur pelaksanaan penilaian kinerja guru, hasil penilaian kinerja guru, penutup, dan lampiran. 

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Berita Terkait

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024
Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!
Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024
Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024
2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru
Pertama Kali Terjadi, Cek Info GTK Ada Kabar Bahagia Untuk Guru Sertifikasi
Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time
MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap
Berita ini 1,708 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Terbaru! Secara Resmi Menteri Keuangan Bagikan Info THR dan Gaji Ke-13 untuk Guru Tahun 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:59 WIB

Respon Pengurus Besar PGRI Tentang e- Kinerja Guru di PMM : Guru Merasa Terbebani!

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:25 WIB

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:08 WIB

Perhatian untuk Guru! Kemenag Keluarkan Pengumuman Penting Pelaksanaan UAMBN dan UN 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:18 WIB

2 Kabar Gembira Terealisasi Bulan Maret untuk Guru Sertifikasi maupun Non Sertifikasi Tentang Tunjangan hingga Gaji Guru

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:48 WIB

Waspada! 5 Kategori Guru Honorer Tidak Bisa Diangkat PPPK 2024, Baik PPPK Full Time Maupun Part Time

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:40 WIB

MenPANRB: Guru PPPK dan PNS Pindah ke IKN Secara Bertahap

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:11 WIB

Menjelang Pembukaan Pendaftaran, Ketahui Perbedaan PPPK Guru Full Time dan Part Time di Tahun 2024

Berita Terbaru

Edutainment

Peran Penting Guru dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2024

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:25 WIB