Download Materi Pemaparan Terbaru Kemendikbudristek Kurikulum Merdeka

- Editor

Jumat, 11 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemaparan Terbaru Kemendikbudristek Luncurkan Nama Baru Kurikulum Dan Platfrom Baru Bagi Guru di Tahun 2022– Baru-baru ini, Kemendikbudristek meluncurkan nama baru bagi Kurikulum di Tahun 2022. Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu Kemendikbudristek mensosialisasikan Kurikulum bernama Kurikulum Prototype. Kini, secara resmi Kemendikbudristek meluncurkan nama baru yaitu Kurikulum Merdeka sebagai lanjutan dari Kurikulum Prototype untuk memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama dialami.

Berdasarkan pemaparan langsung KemendikbudRistek Merdeka Belajar episode Kelimabelas melalui chanel Youtube resminya, Kemendikbud RI (11/1/2022). Menbudristek, Nadiem Makarin memaparkan beberapa materi diantaranya mengenai alasan yang melatarbelakangi kemunculan Kurikulum Merdeka, Penerapan Kurikulum Merdeka oleh Satuan Pendidikan, Keunggulan Kurikulum Merdeka, Hal- hal yang mendukung Kurikulum Merdeka.

Selain itu, Kemendikbudristek juga meluncurkan platfrom baru bernama Merdeka Belajar, yang berguna untuk membantu guru dalam mengembangkan kualitas mengajarnya dengan Mengajar, Belajar dan Berkarya.

Berikut ini materi ringkasan yang disampaikan oleh Kemendikbudristek.

Alasan yang melatarbelakangi kemunculan Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka disusun untuk mengatasi krisis pembelajaran (learning loss) Salah satu program cepat tanggap kemdikbud dalam menangani pandemi adalah membuat kurikulum darurat dengan memangkas materi kurikulum 2013 sampai ke materi esensial saja. Ketika ditawarkan ke sekolah2, sekitar 31,5% sekolah mengadopsi kurikulum darurat ini, dan hasilnya menggembirakan. Sekolah2 yg menggunakan kurikulum darurat lebih sedikit mengalami learning loss daripada sekolah yang tetap full menggunakan kurikulum 2013. Data lengkapnya bisa dibaca di Naskah Akademik. Kurikulum Merdeka adalah penyempurnaan dari kurikulum darurat ini.

Penerapan Kurikulum Merdeka oleh Satuan Pendidikan

Satuan pendidikan dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing.

  1. Sejak Tahun Ajaran 2021/2022 Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan di hampir 2.500 sekolah yang mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) dan 901 SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) sebagai bagian dari pembelajaran dengan paradigma baru. Kurikulum ini diterapkan mulai dari TK-B, SD & SDLB kelas I dan IV, SMP & SMPLB kelas VII, SMA & SMALB dan SMK kelas X.
  2. Mulai Tahun Ajaran 2022/2023 satuan pendidikan dapat memilih untuk mengimplementasikan kurikulum berdasarkan kesiapan masingmasing mulai TK B, kelas I, IV, VII, dan X. Pemerintah menyiapkan angket untuk membantu satuan pendidikan menilai tahap kesiapan dirinya untuk menggunakan Kurikulum Merdeka.
  3. Tiga pilihan yang dapat diputuskan satuan pendidikan tentang implementasi Kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2022/2023:
    • Menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan
    • Menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan
    • Menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar.

Keunggulan dari Kurikulum Merdeka

Sejumlah keunggulan Kurikulum Merdeka dibanding Kurikulum K-13, diantaranya

1. Lebih Sederhana dan Mendalam

Fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Belajar menjadi lebih mendalam, bermakna, tidak terburu-buru dan menyenangkan.

2. Lebih Merdeka

  • Peserta didik: Tidak ada program peminatan di SMA, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.
  • Guru: Guru mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan peserta didik.
  • Sekolah: memiliki wewenang untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik.

3. Lebih Relevan dan Interaktif

Pembelajaran melalui kegiatan projek memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual misalnya isu lingkungan, kesehatan, dan lainnya untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila.

Hal-Hal Yang Mendukung Kurikulum Merdeka

Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan.

1. Penyediaan Perangkat ajar: buku teks dan bahan ajar pendukung

  • Perangkat ajar (buku teks, contoh-contoh alur tujuan pembelajaran, kurikulum operasional sekolah, serta modul ajar dan projek penguatan profil Pelajar Pancasila disediakan melalui platform digital bagi guru. Sekolah dapat melakukan pengadaan buku teks secara mandiri dengan BOS reguler atas dukungan Pemda dan yayasan
  • Buku cetak dapat dibeli menggunakan dana BOS melalui SIPLah atau cetak mandiri

2. Pelatihan dan penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan pemda

  • Pelatihan mandiri bagi guru dan kepala sekolah melalui micro learning di aplikasi digital.
  • Menyediakan berbagai narasumber dalam pelatihan Kurikulum Merdeka. Misalnya, melalui pengimbasan dari Sekolah Penggerak.
  • Berbagai sumber belajar untuk guru dalam bentuk e-book, video, podcast dll., yang dapat diakses daring dan didistribusikan melalui media penyimpanan (flashdisk).
  • Guru membentuk komunitas belajar untuk saling berbagi praktik baik dalam adopsi Kurikulum Merdeka, baik di sekolah maupun di komunitasnya

3. Jaminan jam mengajar dan tunjangan profesi guru

  • Perubahan struktur mata pelajaran tidak merugikan guru
  • Semua guru yang berhak mendapatkan tunjangan profesi ketika menggunakan Kurikulum 2013 akan tetap mendapatkan hak tersebut

Platform Merdeka Mengajar

Baru-baru ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) telah meluncurkan secara resmi platform Merdeka Mengajar melalui laman resmi guru.kemdikbud.go.id atau dapat juga melalui aplikasi di gawai Android dengan mengunduh aplikasi di Google Play Store. Platform Merdeka Mengajar diluncukan untuk mendukung penerapan Kurikulum Merdeka bagi guru dalam pengembangan praktik mengajar, meningkatkan kompetensi, dan berkembang secara karir.

Platform Merdeka Mengajar adalah sebuah platform untuk guru utk memudahkan guru dalam: mengajar, belajar, dan berkarya. Sampai sekarang sudah tersedia 2000 perangkat ajar (tool kit) utk mengajar, video2 inspirasi, dan video pelatihan guru yang bisa ditonton secara mandiri, dan asesmen diagnostik untuk mengases level pemahaman peserta didik agar guru bisa mengajar sesuai kemampuan anak (teaching at the right level).

3 Fungsi dari penggunaan Platform Merdeka Mengajar bagi guru yakni Mengajar, Belajar dan Berkarya. Untuk mewujudkan profil pelajar pancasila dan menunjang penerapan kurikulum merdeka, platform merdeka mengajar hadir sebagai teman penggerak bagi guru agar lebih baik dalam mengajar, belajar dan berkarya.

3 Fungsi dari penggunaan Platform Merdeka Mengajar

1. Mengajar

Platform Merdeka Mengajar menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar, dalam menu “Mengajar” memiliki fitur-fitur yang sangat bermanfaat dan mendukung praktik mengajar. Fitur-fitur dalam menu “Mengajar” pada Platfrom Merdeka Mengajar yaitu Perangkat Ajar  dan Asesmen Murid

2. Belajar

Platform Merdeka Mengajar juga memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar mengembangkan kompetensinya. Dalam menu “Belajar” memiliki fitur-fitur yang sangat bermanfaat dan mendukung praktik mengajar. Fitur-fitur dalam menu “Belajar” pada Platfrom Merdeka Mengajar yaitu Pelatihan Mandiri dan Video Inspirasi

3. Berkarya

Platform Merdeka Mengajar mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi praktik baik. Dalam menu “Berkarya” memiliki fitur-fitur yang sangat bermanfaat dan mendukung praktik mengajar. Fitur-fitur dalam menu “Berkarya” pada Platfrom Merdeka Mengajar yakni Bukti Karya Saya.

Setidaknya terdapat 5 produk dalam platform merdeka mengajar yang dapat dimanfaatkan oleh guru dalam mendukung proses praktik mengajar dalam pemebelajaran.

Berikut lima produk platform merdeka mengajar

  • Pelatihan mandiri

Di dalam platform merdeka mengajar terdapat pelatihan mandiri yang bisa guru  manfaatkan, isi dalam pelatihan mandiri yakni modul pelatihan berkualitas yang bisa guru akses kapan pun dan dimana pun untuk mengembangkan kompetensi.

  • Video inspirasi

Terdapat video inspirasi dalam paltform merdeka mengajar yang bisa guru manfaatkan dalam mengimplementasikan media pembelajaran. Kumpulan video inspirasi sebagai refrensi guru dalam mengembangkan kompetensi profesional maupun personal.

  • Bukti karya saya

Guru juga bisa membuat berbagai macam karya yang dapat dibagikan dalam platform merdeka mengajar. Bukti karya saya sebagai wadah berbagi praktik baik untuk mendorong guru terus berkarya dan saling menginspirasi.

  • Asesmen Murid

Berbagai kumpulan asesmen yang dapat membantu guru mendapatkan informasi hasil pembelajaran murid melalui analisis diagnostik literasi dan numerasi, agar dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan murid.

  • Perangkat ajar

Terdapat sekitar 2.000 referensi perangkat ajar dalam platform merdeka mengajar ini, diantaranya bahan ajar, modul ajar dan sebagainya yang berbasis kurikulum merdeka.

Download Ringkasan Materi

Tautan penting

Peluncuran Merdeka Belajar eps. 15: https://youtu.be/T2-s6yY9yoI
Website informasi kurikulum: https://kurikulum.kemdikbud.go.id/
Unduh Naskah Akademik Kurikulum: https://kurikulum.kemdikbud.go.id/unduhan/
Website Implementasi Kurikulum (utk pendaftaran): https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id/
Platfom Merdeka Mengajar: Unduh di Playstore atau website https://guru.kemdikbud.go.id/

Silakan Bapak dan Ibu Guru dapat Ikuti Workshop online 35JP “Model Pembelajaran SUPER Berbasis Ponsel untuk Mendukung Kurikulum Prototipe”. Klik LINK INI untuk mendaftar jadi peserta.

Berita Terkait

Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!
Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 
Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka
Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir
5 Tujuan Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka yang Wajib Dipahami Guru
Kabar Gembira, Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Bisa Dapat Dana Pendidikan Rp. 4,3 Juta Perbulan
Sastra Masuk dalam Kurikulum Merdeka, Download Bahan Ajarnya di Sini
Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:39 WIB

Kemdikbud Keluarkan Pengumuman Kebijakan Baru untuk Sertifikasi Guru, Cek Selengkapnya!

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:49 WIB

Nunuk Suryani Ungkap Alasan Hingga Kini Banyak Daerah Belum Menerima Tambahan 100% 1 Bulan TPG 

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:08 WIB

Tips Melakukan Pembelajaran Sastra Sesuai Kurikulum Merdeka

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:22 WIB

Jelas Ada Regulasi yang Mengatur Tentang Tambahan 100% 1 Bulan TPG dan Tamsil Untuk Guru Sertifikasi dan Nonsertifikasi Tidak Perlu Khawatir

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:40 WIB

5 Tujuan Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka yang Wajib Dipahami Guru

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:15 WIB

Sastra Masuk dalam Kurikulum Merdeka, Download Bahan Ajarnya di Sini

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Resmi, Ini Urutan Penempatan Formasi PPPK Guru 2024, Bagaimana Peluang Guru Honorer, Negeri, Guru Swasta dan Lulusan PPG?

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:19 WIB

Tunjangan Guru Wajib Dikembalikan Jika Masalah Ini Terjadi

Berita Terbaru