Home / Advertorial / News

Rabu, 11 Mei 2022 - 09:42 WIB

Diklat Bersertifikat 35 JP : Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berdiferensiasi Merdeka Belajar

Diklat Pembelajaran Berdiferensiasi – e-Guru.id menyelenggarakan Diklat bersertifikat 35 JP dengan topik Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berdiferensiasi Merdeka Belajar yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 sampai 23 Mei 2022.

Diklat akan dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan secara daring dengan kombinasi melalui Zoom Meeting serta grup diskusi eksklusif dengan instrukur. Intruktur pada Diklat ini adalah Ibu Desi Aryanti, M.Pd. Beliau merupakan isntrukur e-Guru.id.

Materi yang nantinya akan di bahas dalam Diklat Pembelajaran Berdiferensiasi ini yaitu sebagai berikut :

  1. Strategi Praktik Pembelajaran Berdiferensiasi
  2. Menyusun Perangkat Ajar Berdiferensiasi
  3. Teknik Menyusun Asesmen Berdiferensiasi
  4. Modul Ajar Medeka Belajar

Tentang Pembelajaran Berdiferensiasi

Salah satu cara yang bisa seorang guru lakukan untuk menemukan solusi masalah pembelajaran adalah dengan melakukan pemetaan kebutuhan siswa yang bisa dilakukan dengan pembelajaran berdiferensiasi.

Dalam buku Road to Guru Penggerak (2021) dijelaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memiliki pengertian yaitu serangkaian kegiatan pembelajaran yang dibuat berdasarkan kebutuhan siswa dan bertujuan untuk membantu siswa sukses dalam belajar.

Pembelajaran berdiferensiasi ini dapat memungkinkan siswa untuk memilih apa mereka ingin pelajari, bagaimana cara belajar, dan produk belajar apa yang ingin dihasilkan. Namun tetap saja ada batasan-batasan yang harus diperhatikan dan menjadi pertimbangan. Di sinilah tugas seorang guru untuk dapat memberikan arahan berdasarkan kurikulum yang berlaku.

Keputusan yang diambil dalam pembelajaran berdiferensiasi didasarkan pada 4 prinsipnya yang bertujuan untuk menjawab kebutuhan belajar siswa yang beragam.

Apa saja 4 Prinsip pembelajarannya tersebut? Yuk simak informasi selengkapnya berikut ini :

1. Lingkungan Belajar

Prinsip pertama yang juga merupakan prinsip yang penting yaitu Lingkungan belajar. Tidak hanya keadaan fisik seperti keadaan cuaca atau susunan meja di kelas, kondisi emosional juga mempengaruhi proses pembelajaran. 

Menurut penelitian yang dilakukan beberapa ahli dalam buku Assessment and Student Success in a Differentiated Classroom (2013), dijelaskan bahwa dalam hubungan emosional antara guru dan siswa bisa memperkuat pertumbuhan akademik siswa. Hubungan ini membuat siswa lebih percaya bahwa kita adalah seseorang yang bisa diandalkan untuk mencapai kesuksesan dan meningkatkan kepercayaan diri siswa.

2. Kurikulum yang Berkualitas

Prinsip selanjutnya yaitu Kurikulum yang kualitas. Kurikulum yang baik paling tidak harus mempunyai 3 atribut mendasar, yaitu bertujuan jelas tentang apa yang harus diketahui, dipahami, dan dilakukan siswa, menghasilkan pemahaman siswa tentang pentingnya manfaat dari materi yang dipelajari, serta melibatkan siswa dalam proses belajar.

Baca Juga:  Informasi Terbaru Dari Kemdikbud Ristek : Aturan Resmi Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2022/2023

Jadi, kurikulum yang berkualitas tidak hanya berisi tentang apa yang akan kita ajarkan tapi lebih fokus pada apa yang harus dipelajari dan diinginkan siswa, dengan tetap memperhatikan kebutuhan siswa dalam proses belajarnya.

3. Penilaian yang Menunjukkan Hasil Belajar

Prinsip ke tiga yaitu penilaian yang menunjukan hasil belajar. Supaya pembelajaran berdiferensiasi berjalan efektif, kita perlu mengetahui sampai mana tingkat pemahaman siswa saat memulai pelajaran, dan sejauh mana pemahaman baru bisa mereka terima.

Dengan kata lain, penilaian atau asesmen menjadi petunjuk untuk merencanakan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi dalam proses belajar mengajar.

4. Instruksi yang Menjawab Kebutuhan Siswa

Instruksi yang menjawab kebutuhan siswa menjadi prinsip penting. Jika dalam kurikulum mengacu pada apa yang harus kita ajarkan atau apa yang harus siswa pelajari, instruksi atau pengajaran di sini fokus pada bagaimana kita mengajar atau bagaimana siswa menerima pengetahuan.

Instruksi menjadi inti dari pembelajaran berdiferensiasi karena tujuan akhir dari pembelajaran ini adalah memastikan bahwa setiap siswa mempunyai pengalaman belajar yang terbaik, sebagai cara untuk memaksimalkan pertumbuhan pengetahuan mereka.

Pembelajaran berdiferensiasi terjadi ketika kita sebagai guru merencanakan pelajaran yang sesuai dengan konten yang akan dibahas, proses atau produk yang digunakan sesuai dengan keinginan siswa, serta mereka bisa menerima pembelajaran yang dibutuhkan untuk berkembang dan menjadikan pembelajarannya berhasil.

Empat prinsip tersebut di atas bisa dibedakan dan disesuaikan dengan kondisi setiap siswa untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka yang berbeda-beda, meliputi kesiapan, minat, dan profil atau preferensi siswa dalam belajar.

Contohnya seperti ini Bapak dan Ibu Guru, untuk menjelaskan fenomena tata surya, kita bisa menggunakan video atau gambar untuk mendukung pemahaman siswa yang tidak mempunyai pengalaman dan membutuhkan pengembangakan terkait materi tersebut.

Baca Juga:  Angka Kredit Sebuah Buku dalam Pengajuan Kenaikan Pangkat Guru

Jika Bapak dan Ibu Guru mengajar Matematika, mintalah siswa untuk mencari benda-benda simetri di rumah mereka dan membawanya ke sekolah. Lalu, tunjuk beberapa siswa untuk memberikan penjelasan tentang benda yang dibawa, termasuk alasan mengapa benda tersebut mewakili sebuah simetri.

Tahukah Anda kelebihan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi yakni dapat memicu siswa bersikap lebih aktif serta membuat siswa lebih mampu memaksimalkan potensi yang ada pada diri tiap siswa.

Jadi apa saja yang perlu guru persiapkan untuk menyusun pembelajaran berdiferensiasi?

Apakah Anda sudah mulai menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi ? Atau masih mengalami kesulitas?

Diklat Bersertifikat 35 JP : Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berdiferensiasi Merdeka Belajar menjadi solusi bagi Anda yang ingin lebih mampu memaksimalkan potensi yang ada tiap diri siswa.

Tunggu apalagi, segera daftarkan diri Anda dalam Diklat Pembelajaran Berdiferensiasi !

Cara Mendaftar

Berikut merupakan langkah mendaftar yang bisa Anda ikuti untuk menjadi peserta diklat, yaitu :

  • Investasi kegiatan Rp 149.000 menjadi hanya Member e-guru.id Rp 79.000 Non Member Rp 99.000
  • Transfer ke Rek. BRI 30370102364453 a.n Hayyi Rosyida
  • Mengisi link pendaftaran pada : http://bit.ly/DiklatDiferensiasi

Bagi peserta yang mendaftar berhak mendapatkan fasilitas serta bonus lengkap.

Fasilitas Peserta

Berikut ini merupakan fasilitas yang nantinya akan peserta dapatkan apabila mengikuti diklat, yaitu :

  • e- Sertifikat 35 JP bermana (untuk seluruh peserta)
  • Undangan dan Daftar hadir
  • Materi Diklat (PPT, Ebook atau Video)
  • Contoh laporan kegiatan
  • Contoh laporan pengembangan diri
  • Aksees Zoom Meeting
  • Pendampingan eksklusif dengan instruktur Via Grup Telegram

Bonus Eksklusif Peserta

Selain fasilitas, peserta juga berhak untuk mendapatkan bonus eksklusif, yaitu :

  • Kumpulan File PTK
  • Kumpulan File PTS
  • Contoh Modul Ajar Kurikulum Merdeka
  • Kumpulan e-Book Merdeka Belajar
  • Contoh Best Practice

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran Ansa dapat menghubungi Admin pada nomor berikut ini :

http://Wa.me/62895390661600 (Admin Nurha)
http://wa.me/6289514780087 (Admin Idha)

Demikian informasi mengenai Diklat Bersertifikat 35 JP : Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berdiferensiasi Merdeka Belajar, semoga dapat memberikan manfaat, serta jangan lupa untuk selalu update informasi terbaru seputar guru dan pendidikan di Naikpangkat.com .

(rtq/rtq)

Share :

Baca Juga

pendidikan karakter yang terkikis

News

Cara Menyusun Laporan Best Practice Beserta Contoh Judul

News

Sekolah Bisa Mendapatkan Bantuan Dana DAK Fisik dari Pemerintah, Daftarkan Segera Sebelum Batas Waktu Pengajuan Berakhir!
Juknis PPG Dalam Jabatan

News

Resmi Download File Juknis PPG Dalam Jabatan Tahun 2022! Capaian Pembelajaran, Beban Belajar dan Pelaksanaan PPG

News

Tips Penggunaan Media Pembelajaran Teka-teki Silang Secara Efektif

News

Belajar Makin Seru Berbasis Gamifikasi
laporan perkembangan anak paud

News

Cara Menulis Laporan Perkembangan Anak PAUD sesuai Kurikulum 2013

News

6 Jenis- jenis Konten Video yang Mudah Dibuat Oleh Guru Sebagai Media Pembelajaran
menjaga motivasi guru

News

Jenjang Kepangkatan dan Bobot Penilaian Angka Kredit Guru