Contoh Model Pembelajaran Aktif

- Editor

Minggu, 15 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Model Pembelajaran Aktif – Kini, sudah banyak sekali model pembelajaran yang dapat Anda terapkan di kelas. Tentu, sebelum memilih model pembelajarannya, Anda telah melakukan analisis terhadap kondisi siswa di kelas. Karena bagaimanapun, model pembelajaran merupakan solusi untuk menunjang tercapainya tujuan pendidikan.

Adapun contoh model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model pembelajaran aktif. Yang nantinya, model pembelajaran ini juga mempunyai berbagai macam contohnya.

Nah, model pembelajaran aktif sendiri menjadi model pembelajaran yang sangat pas untuk diterapkan saat ini. Mengingat kondisi pelajar yang sudah sangat aktif-aktif. Sehingga, ketika diterapkan model pembelajaran yang monoton akan membuat mereka menjadi jenuh selama di kelas.

Secara sederhana, model pembelajaran aktif bisa kita artikan sebagai proses pembelajaran yang membuat atau menuntut setiap siswa untuk berperan aktif.. Tidak ada yang pasif. Semua harus mengambil peran dalam proses pembelajaran. Dan menariknya, model pembelajaran satu ini hadir dengan berbagai keunggulan. Tidak heran kalau akhirnya banyak para guru yang menggunakannya.

Contoh Model Pembelajaran Aktif

Adapun contoh dari model pembelajaran aktif ini adalah kelompok belajar kolaboratif dan synergetic teaching. Berikut penjelasannya:

  1.     Kelompok belajar kolaboratif

Model pembelajaran aktif yang pertama adalah kelompok belajar kolaboratif. Model pembelajaran kelompok belajar kolaboratif ini sama sekali tidak menggiring pendapat bahwa proses pembelajaran individual tidak bisa digunakan sebagai strategi pembelajaran aktif.

Karena sebenarnya, pembelajaran aktif sama sekali tidak merujuk kepada berapa banyak siswa yang terlibat ketika proses pembelajaran. Tapi  lebih kepada aktivitas siswa yang aktif ketika proses pembelajaran berlangsung untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Dalam setiap kelompoknya Anda dapat menunjuk siswa mulai dari 3 sampai dengan 6 peserta didik. Kemudian berikan mereka tugas yang harus dikerjakan secara bersama-sama.

Dan jangan lupa juga untuk meminta mereka menentukan ketua kelompok serta sekretaris. Karena hal ini bertujuan agar kegiatannya tidak keluar dari jalur yang sudah ditentukan.

Dalam mempraktikkannya, alangkah lebih baiknya jika anda memberi beberapa pengaturan di kelas. Mulai dari pengaturan kelompok, setting tempat duduk, dan lain sebagainya.

  1.     Synergetic teaching

Model pembelajaran satu ini mengajak seluruh siswa untuk aktif, baik dalam menemukan ide pokok dari sebuah materi pelajaran, memecahkan masalahnya, sampai dengan  mengaplikasikannya.

Pembelajaran synergetic sendiri merupakan metode ataupun strategi yang menggabungkan dua cara belajar yang berbeda. Jadi, model pembelajaran ini akan sangat pas untuk Anda yang mempunyai dua model pembelajaran berbeda.

Tentu, antara guru yang satu dengan yang lain akan memilih model pembelajaran yang berbeda. Karena masing-masing kelas mempunyai karakteristiknya masing-masing. Sehingga, akan sangat bijak jika menyesuaikan model yang digunakan dengan kondisi kelas dan siswanya.

Demikian sekilas mengenai model pembelajaran aktif dan beberapa contoh yang bisa dijadikan sebagai referensi.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Berita Terkait

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN
Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?
Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat
Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!
[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II
Tahun 2025 Guru Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi Akan Sejahtera dengan Program Prioritas Mendikdasmen
Guru Wajib Tahu, Poin Penting dalam PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Guru
4 Tahapan Pengelolaan Kinerja Tahun 2025, Jangan Sampai Keliru!
Berita ini 954 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Januari 2025 - 18:16 WIB

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN

Senin, 20 Januari 2025 - 17:51 WIB

Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?

Senin, 20 Januari 2025 - 12:27 WIB

Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat

Senin, 20 Januari 2025 - 11:43 WIB

Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:24 WIB

[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II

Berita Terbaru

Advertorial

HHRMA Bali: Jembatan Karier di Industri Perhotelan

Selasa, 11 Feb 2025 - 09:45 WIB

Unduh Sertifikat Pendidikan 32 JP Gratis