Bangkitnya Pelajaran TIK di Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)

- Editor

Sabtu, 18 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Uray Dewi Yulianti, S.Ag

Guru di SMPN 2 Sungai Raya Kepulauan

Teknologi Informasi dan Komputer (TIK)  merupakan salah satu mata pelajaran yang sempat hilang dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena adanya kurikulum 13. Padahal di zaman yang semakin canggih teknologinya seperti sekarang ini diperlukan kemampuan untuk dapat menguasai komputer dan sejenisnya. 

Pelajaran TIK kini kembali bangkit yang kemudian berubah nama menjadi mata pelajaran Informatika yang diberikan selama dua jam pelajaran per pekan dan menjadi mata pelajaran wajib. 

H. Misran menjelaskan konsep mata pelajaran Informatika berbeda dengan pendidikan TIK meskipun ada beberapa hal yang diadaptasi. Pelajaran Informatika tidak hanya mempelajari beragam perangkat lunak komputer tetapi juga memecahkan masalah dan membuat aplikasi dengan berpikir kritis. Siswa dituntut berpikir komputasional dengan mempelajari beragam disiplin ilmu, baik Informatika atau non Informatika. 

Keuntungan atau kelebihan dalam mempelajari TIK atau Informatika adalah mempermudah siswa dalam mengenal internet dan memanfaatkannya untuk berkomunikasi dengan teman maupun keluarga. Selain itu siswa dapat dengan mudah menggunakan komputer untuk mengerjakan tugas serta dapat memfungsikan komputer dan internet sebagai media yang efektif.

Diharapkan siswa di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah mampu menguasai komputer, chromebook dan laptop karena sudah diadakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK yang merupakan program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

Faktanya, guru-guru merasa kewalahan untuk mengenalkan kepada anak tentang cara penggunaan laptop atau chromebook pada waktu persiapan untuk ANBK tahun 2021 ini karena mata pelajaran TIK dihilangkan dari mata pelajaran. Apalagi untuk daerah tertinggal dan terbelakang, tentu siswanya tidak mengenal komputer karena keterbatasan finansial keluarga jadi hanya mengharapkan mengenalnya di sekolah. 

Tapi kita bersyukur karena sekarang pemerintah sudah mengembalikan lagi mata pelajaran TIK atau Informatika menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah. Dan di beberapa sekolah sudah mendapatkan chromebook sebagai sarana untuk ANBK.

Dengan kembalinya mata pelajaran TIK atau Informatika ini diharapkan siswa bersemangat dalam belajar karena merupakan pelajaran yang banyak memberikan pengetahuan tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi. 

Meskipun teknologi yang canggih memberikan keuntungan dan manfaat bagi kita tapi tidak bisa kita pungkiri bahwa teknologi yang canggih juga memberikan dampak buruk bagi kehidupan sosial seperti pornografi, kecanduan game online, merenggangkan  hubungan sosial di kehidupan nyata, radiasi dari gadget, mengurangi keinginan belajar bagi siswa, bertambahnya penipuan di media sosial dan lain-lain.

Diharapkan dari pemerintah dapat memilih dan memilah situs-situs yang bisa di akses oleh warganya, apalagi bagi anak didik kita agar tidak merusak akhlak dan kepribadian pelajar di masa yang akan datang. Orang tua juga diharapkan dapat mengawasi anak-anak agar tidak membuka sesuatu yang belum pantas.

Dengan mata pelajaran TIK atau Informatika bisa membuka wawasan anak didik yang lebih luas. Semoga anak didik kita menjadi anak yang berakhlak dan juga cerdas. 

Elbert Hubbard pernah mengatakan bahwa “Satu mesin dapat melakukan pekerjaan lima puluh orang biasa. Tidak ada mesin yang dapat melakukan pekerjaan satu orang yang luar biasa.” 

Namun demikian, kita tak perlu takut mengajarkan TIK pada peserta didik kita. Namun, guru harus menjadi guru yang luar biasa agar tidak bisa digantikan oleh mesin; menjadi guru yang mempunyai rasa dan hati yang tidak dimiliki oleh mesin apapun termasuk dalam kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). 

Ikuti Diklat “Tips and Trick Computer Maintenance & Pengetikan Cepat” yang diselenggarakan oleh e-Guru.id melalui link berikut ini:


DAFTAR DIKLAT

Diklat di atas dapat diikuti secara gratis bagi member e-Guru.id. Jadilah anggota member e-Guru.id untuk mendapatkan Diklat dan Seminar Nasional Gratis setiap bulannya: 

DAFTAR MEMBER

Info lebih lanjut: 
Telegram: CS_eguruid
WhatsApp: 081575345555

Berita Terkait

Mengenal Affordability Energy, Serta Kaitannya dengan Kron’s Loss Equation dan Transmission Line Losses
Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali
Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka
Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 
Menggali Potensi Kecerdasan Buatan dan Etika Penerapannya di Dunia Pendidikan
Kecerdasan Buatan yang Mengguncang Dunia Pendidikan
Geogebra Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan
Apakah  Sosok Guru Akan Tergantikan oleh Teknologi AI? 
Berita ini 56 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:28 WIB

Mengenal Affordability Energy, Serta Kaitannya dengan Kron’s Loss Equation dan Transmission Line Losses

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:59 WIB

Tantangan Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 7 di Wilayah Jawa, Madura, dan Bali

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:35 WIB

Memaksimalkan ChatGPT untuk Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

Senin, 19 Februari 2024 - 15:20 WIB

Dampak Positif Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan di Indonesia 

Jumat, 16 Februari 2024 - 09:32 WIB

Menggali Potensi Kecerdasan Buatan dan Etika Penerapannya di Dunia Pendidikan

Berita Terbaru