Membuat Website di WordPress untuk Media Pembelajaran yang Menarik

- Editor

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Membuat Website di WordPress – Belakangan ini, penggunaan website sangatlah berperan penting baik bagi organisasi, bisnis, komunitas bahkan perseorangan. Selain memiliki UI (User Interface) yang menarik, website juga lebih eye-catching bagi para pengguna.

Sarana aplikasi untuk pembuatan website pun juga sangat beragam sekarang. Ada yang berbayar dan juga gratis. Selain digunakan untuk kebutuhan sarana promosi, nyatanya website juga dapat dijadikan sarana penunjang pembelajaran. 

Salah satu sarana yang bisa Anda pilih dan tentunya gratis tapi berkualitas yakni dengan membuat website di WordPress.

Bagaimana Cara Membuat Website di WordPress?

Semakin bertambahnya tahun, dunia pendidikan akan semakin membutuhkan adanya kreasi dan inovasi dari para para generasi. Salah satunya yakni optimalisasi media pembelajaran melalui website.

Namun seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, membuat website tentu tak sesederhana seperti membuat blog yang hanya membutuhkan akun e-mail dan beberapa informasi personal tambahan. 

Untuk membuat website di WordPress, Anda akan berkenalan dengan beragam istilah mulai dari nichedomain, dan beberapa kata lainnya.

1.   Tentukan Tipe Website dan Topik (Niche) Berdasar Tujuan

Sebagaimana menata niat dalam setiap aktivitas, maka Anda wajib untuk mengkaji dengan matang untuk memutuskan tipe website yang akan dijalankan beserta topiknya (niche). 

Misalnya, kalian bisa memilih dalam bentuk e-commerce, blog, maupun situs pembelajaran. Jika tujuannya untuk membuat website media pembelajaran, jangan lupa memilih niche pendidikan. 

Kalian juga harus mengkaji terkait para pengunjung yang akan disasar untuk mengunjungi website tersebut. 

Jika niche yang dipilih berkaitan dengan pembelajaran, biasanya bahasa kepenulisan akan lebih formal baik dari segi format, tone, dan gayanya. 

2.   Pembuatan Nama Domain

Step kedua yang tak boleh terlewati yakni, pembuatan nama domain. Penyebutan domain tidak kalah penting dengan pemilihan niche. Domain sendiri digunakan untuk menjadi representasi website media pembelajaran. 

Jangan membuat nama domain yang terlalu sulit diketik, diingat atau bahkan diucapkan. Semakin sederhana nama domain-nya, maka peluang untuk menjadi website ternama semakin besar. 

Sehingga website yang dijadikan sebagai wasilah media pembelajaran akan semakin mendapatkan banyak pengunjung. 

3.   Jangan Lupa Pilih Web Hosting Sesuai Kebutuhan

Langkah ketiga yang harus Anda lakukan yakni memilih Web Hosting sesuai kebutuhan. Bagi para pemula yang awam, tentu langkah ini lumayan buat pusing. Namun, cobalah untuk mempelajarinya secara sederhana. 

Beberapa konsep pemilihan web hosting terdiri dari urgensitas kebutuhan, waktu operasional (uptime), dukungan / bantuan pelanggan, penggunaan yang mudah bahkan sampai harga yang terjangkau.

Kemudian, lakukan instalasi WordPress dan pilih tema. Jangan lupa, lakukan instalasi untuk plugin sesuai kebutuhan.

4.   Pengisian Konten Media Pembelajaran

Langkah terakhir, jangan lupa untuk mengisikan konten pembelajaran di website yang baru saja dibuat. Konten bisa berupa video, audio bahkan tulisan mengenai pembelajaran. 

Demikian ulasan mengenai cara membuat website di wordpress. Semoga ulasan artikel ini dapat menjadi referensi terbaik bagi generasi maupun para pendidik untuk meningkatkan intensitas pembelajaran. 

Jangan lewatkan pelatihan untuk guru di bulan Januari 2022 tentang “Membuat Web Pembelajaran Menggunakan WordPress” yang diselenggarakan oleh e-Guru.id melalui link berikut ini:

DAFTAR DIKLAT

Diklat di atas dapat diikuti secara gratis bagi member e-Guru.id. Jadilah anggota member e-Guru.id untuk mendapatkan Diklat dan Seminar Nasional Gratis setiap bulannya: 

DAFTAR MEMBER

Info lebih lanjut: 
Telegram: CS_eguruid
WhatsApp: 081575345555

Berita Terkait

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN
Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?
Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat
Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!
[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II
Tahun 2025 Guru Sertifikasi Maupun Non Sertifikasi Akan Sejahtera dengan Program Prioritas Mendikdasmen
Guru Wajib Tahu, Poin Penting dalam PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Guru
4 Tahapan Pengelolaan Kinerja Tahun 2025, Jangan Sampai Keliru!
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Januari 2025 - 18:16 WIB

Kriteria Sekolah Swasta yang Bisa Menerima Redistribusi Guru ASN

Senin, 20 Januari 2025 - 17:51 WIB

Guru ASN Bisa Mengajar di Sekolah Swasta, Ini Kriterianya! Apakah Anda Termasuk?

Senin, 20 Januari 2025 - 12:27 WIB

Telah Terbit Permendikdasmen 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru ASN (PNS dan PPPK) Pada Satuan Pendidikan Masyarakat

Senin, 20 Januari 2025 - 11:43 WIB

Hanya Di Tanggal 21 Januari, Semua Guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jangan Sampai Ketinggalan!

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:24 WIB

[Breaking News] Siaran Pers BKN Kriteria Pelamar Tambahan Seleksi PPPK Guru, Ada Kesempatan Ikut Seleksi PPPK Tahap II

Berita Terbaru

Advertorial

HHRMA Bali: Jembatan Karier di Industri Perhotelan

Selasa, 11 Feb 2025 - 09:45 WIB

Unduh Sertifikat Pendidikan 32 JP Gratis